Tape Deck Berputar Normal Namun Tidak Mampu Memutar Kaset? Begini Masalah dan Solusinya

Tape deck memang sering mengalami bermacam macam problem, khususnya tape deck jadul buatan tahun 70-an dan 80-an. Bukan berarti bahwa material tape deck tersebut kurang bagus, melainkan karena memang umurnya yang sudaah terlalu renta serta bisa juga karena memang material dari mekanik tape tersebut terdiri atas besi dan karet. Besi yang kondisinya kurang terawat bisa berkarat, sedangkan karet sangat rentan memuai atau melar. Tapi apakah alasan tersebut membuat kalian untuk putus asa dan meninggalkan perangkat ini? Tentu tidak bukan?
Walaupun tape deck sering "rewel" justru bagi saya disitulah letak keseruanya. Dari problem-problem yang terjadi perlahan saya belajar banyak hal mengenai mekanisme pergerakan komponen-komponen yang bergerak menggulung reel pada kotak kaset.
Pada postingan kali ini saya akan membahas suatu masalah yang sangan umum alias wajar terjadi pada tape deck jadul yang juga pernah ditanyakan oleh teman saya kala itu yaitu keadaan dimana pada saat kondisi deck kosong tanpa kaset pemutar reel mampu berputar normal namun apabila kaset dipasang dan di play kaset tak mampu berputar . 
Baiklah, setelah saya belajar dari permaalahan diatas serta dibimbing oleh para senior saya bisa menarik tiga kesimpulan sebagai berikut:

1. Karet-karet Pada Puly Kendor 
Ini adalah masalah paling klasik diantara yang lain dan kemungkinan terjadinya pun cukup kecil. Mengapa demikian? Karena kerja karet untuk menggulung pully tidaklah berat. Hal ini karena ada perbedaan puly pada motor dengan puly penggerak. Puly pada motor pasti lebih kecil dari puly  penggerak, yang bertujuan agar putaran kaset nantinya lebih pelan dari putaran motor serta beban motor juga tidak terlalu berat.
Jadi intinya adalah walaupun karet kendor sekalipun asal mampu menggerakan puly bagi saya tidak masalah, kecuali karet sudah benar-benar kendor dan tak mampu menggerakkan puly sama sekali. Jika karet sudak tak mampu bekerja optimal solusinya pun sangat mudah, hanya dengan menggantinya dengan yang baru.
Namun dari beberapa tape deck yang saya miliki jarang terjadi kasus demikian, yang ada hanya ketika karet mulai mengaalami retak-retak kemudian putus

2. Take-up Spindle / Take-up Reel Sudah Lemah
Kasus ini sering terjadi pada tape deck, namun tergolong ekstrim karena hampir saya pastiakan tidak ada yang menjual spare part ini. Berbeda pada kesus pertama yang hanya karena karet kendor bisa di online shop ataupun di komunitas audio jadul. Jika take up spindle sudah tak mampu bekerja dan tidak bisa diperbaiki, mau tak mau kalian harus mencari tape deck dengan tipe yang sama untuk dilakukan "kanibal" alias diambil komponen yang diperlukan kemudian dipasang di tape deck yang akan alian erbaiki. Namu metode ini juga belum tentu berhasil karena barang kanibalan yang kalian beli tersebut part yang diinginginkan kondisinya masih bagus malah bahkan mungkin kondisinya lebih parah, jadi faktor keberuntungan juga sangat penting.
Saya pernah mengalami kasus ini pada SONY TC K2A, untuk mempermudah kalian memahami saya buatkan ilustrasi seperti pada gambar dibawah ini

Kondisi take-up reel yang sudah lemah yang saya bahas disini adalah ketika tombol PLAY ditekan kemudian besi as warna kuning dengan bantalan karet yang berwarna hitam saling bertemu kemudian dan keduanyapun berputar, namun penggulung reel kaset tak mampu berputar karena kondisi karet sudah melar atau sudah tak kuat untuk mencengkeram mekanisme pemutar.
Permasalahan ini bisa diatasi dengan mengganti karet bantalan tersebut dengan yang baru. Namun tidaklah mudah untuk mencari spare part tersebut, untuk itu saya memberikan tips yang bisa dilakukan namun sifatnya sementara. Lihat gambar berikut

Berilah bantalan berupa benda berbahan karet atau sejenisnya yang bersifat elastis. Pada kasus ini saya menggunakan heatshrinkg tube pembungkus sambungan kabel.
Hal ini bertujuan agar penekanan yang terjadi pada bantalan karet semakin besar sehingga cengkraman bantalan tersebut terhadap mekanisme penggulung reel-pun semakin kuat.
Sebenarnya saran ini kurang bagus terhadap kualitas suara yang nantinya dihasilkan karena apabila as diberi bantalan maka otomatis ukuran diameternya pun akan bertambah besar. Diameter yang lebih besar akan mengakibatkan perputaran bantalan karet semakin cepat. Jika putaran kaset semakin cepat maka suara yang diasilkanpun temponya akan lebih cepat

3. Kinerja Roller dan Capstan Sudah Lemah
Gambar Pinch Roller dan Capstan, Sumber: Wikipedia
Kalau untuk hal ini saya yakin kalian pun juga tidak asing karena sering melihatnya. Poros warna silver disebut Capstan, sedangkan sebuah roda karet disebut Pinch Roller.
Apabila saat tape deck beroperasi namun kedua komponen ini tidak saling bersinggungan dengan erat maka otomatis putaran reel akan terhenti walaupun kondisi take-up reel bekerja dengan baik. Take-up reel tidak akan kuat menggulung reel kaset tanpa bantuan kedua komponen ini.
Tips dari saya adalah berikan pengganjal atau bantalan pada dudukan Pinch Roller bagaimanapun caranya agar poros Capstan tertekan sehingga kedua komponen ini mampu berputar dengan baik


Mungkin dari ketiga kasus tersebut bisa kalian analisa apa yang terjadi pada tape deck kalian jika mengalami kasus serupa, namun mungkin saja ada masalah lain yang menyebabkan tape deck tak mampu memutar kaset karena ini hanya analisa saya. Artikel ini akan terus saya update jika suatu saat saya menemukan problem baru untuk kasus serupa. Bila kalian memunyai pengalaman lain tentang kasus ini atau sekedar memberikan kritik dan saran silahkan tuliskan komentar di kolom bawah berikut. Terima kasih, salam audio jadul dan tetap suport rilisan fisik yang original demi memajukan industri musik

0 Response to "Tape Deck Berputar Normal Namun Tidak Mampu Memutar Kaset? Begini Masalah dan Solusinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel