Review Amplifier Sansui A-5


Pada postingan kali ini saya akan sedikit review salah satu amplifier kesayangan saya yaitu SANSUI A-5 yang mana merupakan seri paling kecil dianta seri A yang lain. Sansui seri A sendiri ada tiga macam yaitu A-5, A-7 dan A-8. Yang membedakan dari ketiga seri ini yang pertama dan paling terlihat adalah tampilan panel depan serta fungsi-fungi pada tombol dan potensio yang ada pada amplifier tersebut. Yang kedua adalah power konsumsinya dimana seri A-5 adalah sekitar 110-160 watt, seri A-7 adalah180-265 watt sedangkan untuk seri A-9 adalah 240-355 watt. Untuk versi A-5 sendiri ada dua jenis warna yaitu hitam dan silver. Oke baiklah langsung saja bahas ke intinya.

1. Tampilan Depan
Pada amplifier Sansui A-5 terpasang VU meter berbentuk memanjang berjenis LED (light emiting diode) berjumlah 12 pcs untuk chanel kiri dan 12 pcs untuk sebelah kanan yang pada saat bekerja lampu ini menyala dari tengah dan bergerak ke arah kedua sisi jika peak power naik. VU display ini terletak di bagian paling atas panel depan dan tercover menggunakan bahan acrilik yang memungkinkan beberapa tulisan pada akrilik ini akan tampak menyala pada saat amplifier ini dihiduplan. Bagian ini tentu saja mempercantik tampilan pada amplifier ini, walapun sejujurnya saya lebih menyukai jenis VU display yang berbentuk jarum analog.
Tombol power terletak di panel disebelah kiri dibawah VU meter berbentuk persegi panjang yang jenisnya push-pull atau sistim tekan, jika akan menyalakan cukup menekan tombolnya dan pada saat mematikan cukup menekannya lagi maka tombol akan kembali menonjol keluar.
Di samping tombol power terdapat 4 pot tone control yaitu bass, treble, balance dan pot terbesarnya adalah volume.
Bergeser ke kiri lagi ada dua buah tombol push-pull berbentuk persegi kecil yang fungsinya mengatur high filter dan menu on-off loudnes. Kemudian di sebeleh kirinya terdapat dua tombol persegi panjang untuk mengatur sumber input dari tuner atau tape.
Kemudian menu pengaturan yang berada di paling kanan adalah penngaturan sumber input yang bisa mengatur sumber input dari tape, phono dan tuner. Pot putar ini berbeda dengan input selector berbentuk saklar tekan yang berada di samping kirinya, dimana pada amplifier ini sumber input mengutamakan pada tombol yang jika tombol tuner atau tape di tekan maka input yang akan diutamakan adalah dari input tombol. Jadi pada saat tombol input selector ditekan makan pot input selector tidak berfungsi sehingga pot input selector mampu berfungi jika kedua tombol selector tersebut dalam kondisi offf
Di bagian pojok kiri bawah terdaapat sebuah jack headphone dan 2 buah sakelar untuk mengatur speaker. Jombol pengaturan speaker di sebelah kiri berfungsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan speaker. Jadi pada saat kondisi tertentu dimana kita ingin menghentikan suaranya kita tidak harus mematikan amplifier ini, cukup menekan tombol ini maka suara akan berhenti. Tombol pengaturan untuk memilih chael speaker apakah kita akan menggunakan speaker A atau B

2. Tampilan Belakang
Yang akan saya bahas pertama kali dari tempilan belakang karena ini sangat menarik perhatiaan saya yaitu kabel power. Yang saaya sayangkan dari amplifier ini adalah mengapa pihak sansui menggunakan jenis kabel kecil, tidak bisa dicopot dan menggunakan colokan gepeng. Menurut saya kabel kecil membuat saya merasa kurang aman, kabel yang langsung tersambung ke komponen di dalam box tanpa menggunakan socket terasa merepotkaan saat akan dipindah pindah serta bentuk colokan gepeng akan menyusahkan pengguna karena pada umumnya di indonesia menggunakan steker berlubang bulat. Jadi bagi kalian yang ingin membeli amplifier ini kalian harus mempersiapkan konferter dari lunaang gepeng ke lubang bulat.
Bergeser ke tengah ada bagian yang unik. Amplifier ini menggunakan sisterm speaker A-B yang artinya jika kalian mempunyai 4 speaker dan akan menggunakanya secara bergantian, kalian tidak perlu melepas-pasang kabel speaker. Cukup pasang saja 2 buah speaker di kolom A, kemudian 2 buah speaker lainya di kolom B. Ketika kalian ingin mengganti output speaker dari A ke B cukup menekan tombol speaker selector berbentuk persegi kecil yang ada di panel depan.
Bagian di panel belakang yang terahir adalah 5 pasang jack input jenis RCA sesuai dengan jumlah input selector yang ada di depan

3. Performa
Untuk suara yang dihasilkan bagi saya sudah cukup bagus, bening, detail serta minim distorsi khas Sansui.




0 Response to "Review Amplifier Sansui A-5"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel